← Kembali
DaerahBreakingNasional

BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota Besar Hari Ini, Beragam Intensitas

Wari · 16 Oktober 2026, 08.27 WIB
BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota Besar Hari Ini, Beragam Intensitas

BMKG prakirakan hujan beragam intensitas mengguyur sejumlah kota besar Indonesia pada Jumat 16 Oktober 2026.


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan beragam intensitas mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia pada Jumat, 16 Oktober 2026. Prakiraan cuaca ini disampaikan Prakirawan BMKG Selly dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Jumat (16/10).

Yang perlu kamu tahu

  • Potensi hujan ringan di Medan, Padang, Jambi, Tanjungpinang, dan Pangkalpinang.
  • Petir diwaspadai di Bengkulu, serta kabut atau asap di Pekanbaru, Palembang, dan Bandar Lampung.
  • Di Kalimantan, hujan sedang berpotensi di Tanjung Selor, hujan ringan di Pontianak, Palangka Raya, dan Samarinda.
  • Hujan ringan juga berpotensi di Mamuju, Palu, Gorontalo, dan Manado.
  • Di Jawa Barat, hujan ringan berpotensi lokal di sebagian wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi pada siang hingga sore.

Dampaknya buat kamu

Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Kupang diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Suhu udara di Jawa Barat berkisar 17 hingga 35 derajat Celsius. Kamu disarankan membawa payung atau jas hujan bila beraktivitas di area yang berpotensi hujan, serta mewaspadai petir di Bengkulu.

Subscribe untuk membaca

Dapatkan topik berkualitas yang anda butuhkan

Jadi member

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

DaerahJakartaKabar Baik

Langit Jakarta cerah berawan hari ini, DLH pastikan bukan imbas asap karhutla

Wari · 16 Okt 2026, 08.06 WIB
Langit Jakarta cerah berawan hari ini, DLH pastikan bukan imbas asap karhutla
www.weblu.ai

Jumat, 16 Oktober 2026, BMKG memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta cerah dan berawan dari pagi hingga malam. Sebelumnya, sejumlah warga mempertanyakan langit Jakarta yang tampak berkabut di media sosial, dengan dugaan berkaitan dengan karhutla, namun DLH DKI Jakarta menyatakan belum ada indikasi polusi udara dipengaruhi asap karhutla.

Yang perlu kamu tahu

  • Cuaca Jakarta cerah berawan sepanjang Jumat 16 Oktober 2026 menurut BMKG.
  • Pagi hari Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara cerah berawan; Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu cerah berawan hingga berawan tebal.
  • Suhu udara pagi 26 hingga 34 derajat Celsius, siang 29 sampai 35 derajat Celsius, malam 29 sampai 30 derajat Celsius.
  • DLH DKI menyebut data PM2.5 dari 1 hingga 14 Oktober 2026 menunjukkan rentang 35 hingga 75 ug/m3, tergolong pola normal.
  • Pemodelan HYSPLIT menunjukkan arah angin dari timur hingga tenggara, kecil kemungkinan polutan karhutla dari Sumatera dan Kalimantan terbawa ke Jakarta.

Yang terjadi

  • Warga mempertanyakan langit Jakarta yang berkabut melalui akun Threads pada Jumat 16 Oktober 2026.
  • Sejumlah warga menduga kondisi berkaitan dengan karhutla.
  • Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan menyatakan belum ada indikasi polusi udara Jakarta dipengaruhi asap karhutla berdasarkan data hingga 14 Oktober 2026.
  • Hasil pemodelan HYSPLIT periode 1 hingga 14 Oktober 2026 menunjukkan belum ada arah angin yang berpotensi membawa polutan dari Sumatera dan Kalimantan.
  • BMKG memprakirakan cuaca Jakarta cerah berawan sepanjang hari ini.

Kenapa ini penting

Kondisi langit Jakarta yang tampak berkabut sempat memici kekhawatiran warga terkait asap karhutla. Pernyataan DLH DKI Jakarta membantu menjelaskan bahwa berdasarkan data pemantauan kualitas udara dan pemodelan arah angin, polusi udara Jakarta masih dalam pola normal dan kecil kemungkinan dipengaruhi karhutla di Sumatera dan Kalimantan per 14 hingga 15 Oktober 2026.

Gambar utama: ilustrasi buatan AI Ktemu, bukan foto kejadian.

Sumber

Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.

Lihat & tulis komentar
KerjaPeluangNasional

Pemerintah kerahkan 60.177 personel untuk pemadaman karhutla di 6 provinsi

Chintya · 16 Okt 2026, 07.44 WIB
Pemerintah kerahkan 60.177 personel untuk pemadaman karhutla di 6 provinsi

Jumat, 15 Oktober 2026, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Supratman menegaskan pemerintah akan bekerja maksimal menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pernyataan itu disampaikannya di Jakarta, sehubungan dengan rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto untuk membahas penanganan karhutla.

Yang perlu kamu tahu

  • Pemerintah mengerahkan 60.177 personel gabungan untuk pemadaman karhutla melalui jalur darat, menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
  • Personel terdiri dari petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, dinas kehutanan daerah, serta relawan.
  • Karhutla masih berlangsung di lahan seluas total 639 hektare yang tersebar di enam provinsi, khususnya di wilayah Kalimantan dan Sumatera.
  • Situasi karhutla di Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan yang lebih baik.
  • Pemerintah juga melakukan pemadaman melalui udara dengan helikopter dan pesawat, serta mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca (OMC).

Siapa yang bisa ikut

  • Sumber tidak menyebutkan ada peluang partisipasi langsung untuk masyarakat umum dalam pemadaman karhutla.
  • Personel yang dikerahkan terdiri dari petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, dinas kehutanan daerah, serta relawan.

Cara daftar

  1. Sumber tidak menyebutkan mekanisme pendaftaran untuk ikut serta dalam penanganan karhutla.

Batas waktu

Sumber tidak menyebut batas waktu. Menurut Teddy Indra Wijaya, perkiraan awal musim hujan mulai merata pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.

Foto utama: ilustrasi, bukan foto kejadian hari ini. U.S. Army National Guard photo by Col. Richard Goldenberg/RE / Wikimedia Commons, Public domain (sumber foto).

Sumber

Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.

Lihat & tulis komentar
DaerahBreakingJawa Timur

Truk rem blong seruduk 3 kendaraan di Mojokerto, 1 tewas

Wari · 15 Okt 2026, 20.24 WIB
Truk rem blong seruduk 3 kendaraan di Mojokerto, 1 tewas

Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis, 15 Oktober 2026. Akibat peristiwa tersebut, seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi kejadian setelah dihantam truk dari belakang.

Yang perlu kamu tahu

  • Lokasi: Jalan Raya Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
  • Waktu: Kamis, 15 Oktober 2026.
  • Korban tewas: Kris Eko Hartono (48), warga Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
  • Pengemudi truk: Ikrar Madya Prayoga (40), warga Desa Mancar, Kabupaten Jombang.
  • Jasad korban dievakuasi ke RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari.

Dampaknya buat kamu

Kejadian ini melibatkan empat kendaraan yang melaju searah dari Mojosari menuju Pungging. Truk pertama diduga mengalami kegagalan rem sehingga menabrak sepeda motor dari belakang, lalu menghantam Daihatsu Terios dan truk lain di depannya. Jika kamu melintas di jalur Mojosari menuju Pungging, siapkan waktu perjalanan lebih lama karena potensi penundaan lalu lintas akibat penanganan lokasi kejadian. Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Muhammad Jeepsal Putra, membenarkan dugaan awal pemicu kecelakaan beruntun tersebut.

Subscribe untuk membaca

Dapatkan topik berkualitas yang anda butuhkan

Jadi member
Lihat & tulis komentar

Rekomendasi

Temukan