← Kembali ke Blog
DaerahRanking Provinsi

10 provinsi dengan angka kemiskinan tertinggi. Daerahmu nomor berapa?

Redaksi Ktemu · October 4, 2026
10 provinsi dengan angka kemiskinan tertinggi. Daerahmu nomor berapa?

Data BPS Maret 2026: kemiskinan nasional 8,07 persen, tapi Papua Tengah 30,41 persen dan Bali 3,44 persen. Cek peringkat provinsimu dan artinya.


BPS merilis profil kemiskinan Maret 2026 pada 5 Agustus 2026. Secara nasional, persentase penduduk miskin turun ke 8,07 persen, atau 22,93 juta orang. Tapi angka nasional menyembunyikan jarak yang lebar antardaerah: di provinsi tertinggi, hampir satu dari tiga orang hidup di bawah garis kemiskinan, sementara di provinsi terendah, kurang dari empat dari seratus orang.

Angka Hari Ini

Persentase penduduk miskin menurut provinsi, Maret 2026, dengan pembanding September 2025.

PeringkatProvinsiMaret 2026September 2025
1Papua Tengah30,41%29,45%
2Papua Pegunungan26,34%27,21%
3Papua Barat18,68%19,58%
4Papua Selatan18,54%19,26%
5Papua18,39%17,82%
6Nusa Tenggara Timur17,52%17,50%
7Papua Barat Daya16,49%17,50%
8Maluku14,91%15,25%
9Aceh12,34%12,22%
10Gorontalo12,16%12,62%
Indonesia8,07%8,25%
Artinya buat kamu: Kalau rata-rata pengeluaran per orang di rumahmu di bawah garis kemiskinan provinsimu (nasional Rp669.235 per bulan), BPS menghitung kamu sebagai penduduk miskin, dan angka itu yang dipakai pemerintah untuk menyasar bantuan.

Daerahmu nomor berapa?

Ada 38 provinsi dalam tabel BPS. Sepuluh di atas punya persentase di atas 12 persen, jauh di atas rata-rata nasional. Di ujung lain, lima provinsi dengan persentase terendah adalah:

  • 38. Bali: 3,44%
  • 37. Kalimantan Selatan: 3,63%
  • 36. DKI Jakarta: 3,96%
  • 35. Kepulauan Riau: 4,09%
  • 34. Kepulauan Bangka Belitung: 4,75%

Provinsi besar di Jawa berada di tengah: Jawa Tengah 9,21 persen, Jawa Timur 9,06 persen, Jawa Barat 6,54 persen, dan Banten 5,38 persen. DI Yogyakarta di 9,70 persen.

Persentase dan jumlah bercerita hal berbeda

Peringkat persentase tidak sama dengan peringkat jumlah orang. Menurut BPS, sebagian besar penduduk miskin tetap tinggal di Pulau Jawa, yaitu 12,02 juta orang, lebih dari separuh total nasional. Jawa Timur saja mencatat 3,71 juta penduduk miskin, Jawa Barat 3,44 juta, dan Jawa Tengah 3,29 juta. Bandingkan dengan Papua Tengah, yang persentasenya tertinggi tetapi jumlahnya 321,28 ribu orang.

Jadi kalau kamu tinggal di provinsi dengan persentase rendah tapi penduduknya padat, jumlah tetangga yang hidup pas-pasan bisa tetap besar. Dua angka ini perlu dibaca bersama.

Kenapa jaraknya selebar ini?

Data BPS sendiri menunjukkan satu pola yang konsisten: kemiskinan jauh lebih tinggi di perdesaan. Secara nasional, persentase penduduk miskin di perdesaan 10,67 persen, sementara di perkotaan 6,34 persen. Di provinsi teratas, jaraknya jauh lebih lebar. Di Papua Tengah, persentase di perdesaan 39,37 persen, sedangkan di perkotaan 4,18 persen. Di Papua, 38,19 persen di desa dibanding 6,09 persen di kota. Di Nusa Tenggara Timur, 21,64 persen di desa dan 6,71 persen di kota.

Menurut pulau, wilayah Maluku dan Papua mencatat persentase tertinggi, 18,06 persen, sementara Kalimantan terendah di 4,94 persen.

Satu hal yang sering terlewat: garis kemiskinan tiap provinsi berbeda, karena biaya kebutuhan dasar juga berbeda. Pada Maret 2026, garis kemiskinan per kapita di Papua Pegunungan Rp1.275.343 per bulan, tertinggi di Indonesia. Di Jawa Tengah Rp596.676, dan di DKI Jakarta Rp925.525. Artinya, standar "cukup" disesuaikan dengan harga setempat, bukan satu angka untuk semua.

Naik atau turun?

Dibanding September 2025, sebagian besar provinsi di daftar teratas turun, misalnya Papua Pegunungan (27,21 ke 26,34 persen) dan Papua Barat (19,58 ke 18,68 persen). Beberapa justru naik tipis: Papua Tengah (29,45 ke 30,41 persen), Papua (17,82 ke 18,39 persen), Aceh (12,22 ke 12,34 persen), dan Nusa Tenggara Timur (17,50 ke 17,52 persen).

Cara membaca angka ini

Kalau provinsimu ada di daftar teratas, angka ini bukan label untuk warganya. Ini peta tempat program seperti bantuan sosial, akses layanan dasar, dan pembangunan desa paling dibutuhkan. Kalau provinsimu di bawah, perhatikan jumlah absolutnya: persentase kecil di provinsi padat tetap berarti ratusan ribu orang.

Sumber

Disusun dengan bantuan AI dari sumber resmi yang ditautkan di atas. Temukan kesalahan? Kirim koreksi lewat ktemu.com/kontak.

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan