← Kembali
JakartaKerjaPeluang

Beasiswa LPDP Jakarta mulai 2027, sasaran kampus top dunia

Chintya · 15 Oktober 2026, 19.22 WIB
Beasiswa LPDP Jakarta mulai 2027, sasaran kampus top dunia

Pemprov DKI Jakarta siapkan beasiswa LPDP versi Jakarta mulai 2027, kerja sama dengan kampus top dunia.


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan program beasiswa LPDP versi Jakarta mulai 2027, dengan peluang kerja sama bersama perguruan tinggi ternama di luar negeri. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut sejumlah kampus top dunia seperti New York University dan Columbia University berpeluang menerima calon mahasiswa melalui program tersebut, Kamis (15/10/2026).

Yang perlu kamu tahu

  • Program beasiswa LPDP versi Jakarta dijadwalkan mulai 2027.
  • Perguruan tinggi yang berpeluang bekerja sama antara lain New York University, Columbia University, serta kampus di Inggris dan Australia.
  • Beasiswa tidak terbatas pada bidang sains dan teknologi, juga terbuka untuk bidang lain sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman.

Siapa yang bisa ikut

  • Calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri mulai 2027.
  • Tertarik mendalami sains dan teknologi maupun bidang lain sesuai kebutuhan zaman.
  • Sumber tidak menyebut syarat detail pendaftaran.

Cara daftar

  1. Sumber tidak menyebut langkah pendaftaran.

Batas waktu

Sumber tidak menyebut batas waktu pendaftaran. Program dijadwalkan mulai 2027.

Gambar utama: ilustrasi buatan AI Ktemu, bukan foto kejadian.

Sumber

Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

DaerahJakartaBreaking

4.000 Artefak Kuno Ditemukan Saat Gali Jalur MRT Jakarta, Proyek Tetap Berjalan

Wari · 15 Okt 2026, 17.43 WIB
4.000 Artefak Kuno Ditemukan Saat Gali Jalur MRT Jakarta, Proyek Tetap Berjalan

Tim ahli arkeologi Proyek MRT Jakarta Fase 2A menemukan ribuan artefak kuno di sepanjang rute pembangunan menuju Stasiun Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis, 15 Oktober 2026. Penemuan ini mencakup beragam benda lepas seperti keramik dari berbagai kebudayaan hingga struktur saluran air terakota berskala besar.

Yang perlu kamu tahu

  • Lokasi temuan: Sepanjang rute proyek MRT Jakarta Fase 2A, dari area Pintu Besar Selatan hingga ujung Stasiun Jakarta Kota.
  • Jumlah artefak: Menurut Tim Ahli Arkeologi MRT, setidaknya 4.000 artefak kuno telah ditemukan dan diperkirakan terus bertambah.
  • Temuan utama: Saluran air terakota yang membentang dari Pintu Besar Selatan sampai area Stasiun Jakarta Kota, diduga karya penduduk lokal sebelum era penjajahan.
  • Dampak proyek: Perseroda memastikan alur pengerjaan fisik tidak terganggu secara keseluruhan, penyesuaian teknik dilakukan secara bertahap.
  • Serah terima: Artefak diserahkan kepada Dinas Kebudayaan Pemprov Jakarta di Stasiun Jakarta Kota.

Dampaknya buat kamu

Penemuan ini tidak menghambat progres pembangunan MRT secara signifikan. Menurut Project Management for Construction 2 MRT Indra Gunawan, penyesuaian dilakukan sesuai urutan progres pekerjaan dan sejauh ini pada paket kontrak 203 masih sejalan. Artefak yang ditemukan menjadi bukti bahwa Jakarta sejak era Sunda Kelapa hingga Batavia sudah menjadi pusat perdagangan lintas negara, dengan temuan keramik yang menunjukkan adanya jalur perdagangan laut menghubungkan Indonesia dengan Jepang, Thailand, Kamboja, India, dan China.

Subscribe untuk membaca

Dapatkan topik berkualitas yang anda butuhkan

Jadi member
Lihat & tulis komentar
KerjaPeluangJawa Timur

Komisi XI DPR dan LPS adakan literasi keuangan untuk santri di Probolinggo

Chintya · 15 Okt 2026, 10.44 WIB
Komisi XI DPR dan LPS adakan literasi keuangan untuk santri di Probolinggo

Komisi XI DPR RI menggandeng Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar Sosialisasi dan Literasi Keuangan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Ponpes Darul Ulum, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan ini mengajak para santri memahami literasi keuangan dan bersikap bijak dalam mengelola keuangan.

Siapa yang bisa ikut

  • Para santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Ponpes Darul Ulum, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Yang perlu kamu tahu

  • Kegiatan ini merupakan Sosialisasi dan Literasi Keuangan yang diselenggarakan oleh Komisi XI DPR RI bersama LPS.
  • Ponpes Miftahul Ulum dan Ponpes Darul Ulum menerima bantuan peralatan belajar mengajar dari LPS, antara lain proyektor, laptop, lemari, mainan edukasi anak, meja dan kursi sekolah, serta meja guru.
  • Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengapresiasi para kiai, pengasuh pesantren, dan tenaga pendidik yang terus menjalankan tugas mencerdaskan generasi bangsa meskipun masih menghadapi keterbatasan fasilitas.

Cara daftar

  1. Sumber tidak menyebut mekanisme pendaftaran atau cara ikut serta bagi peserta di luar santri dari kedua ponpes tersebut.

Batas waktu

Sumber tidak menyebut batas waktu karena kegiatan ini merupakan sosialisasi langsung di lokasi ponpes yang bersangkutan.

Gambar utama: ilustrasi buatan AI Ktemu, bukan foto kejadian.

Sumber

Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.

Lihat & tulis komentar
KerjaPeluangNasional

Peluang ekspor UMKM di TEI 2026: pelatihan dan cara ikut program UMK Go Global

Chintya · 15 Okt 2026, 08.25 WIB
Peluang ekspor UMKM di TEI 2026: pelatihan dan cara ikut program UMK Go Global
www.weblu.ai

Puluhan UMKM mengikuti pelatihan strategi ekspor sebagai persiapan memanfaatkan peluang bisnis dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung 14-18 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kerja sama Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan dengan Pertamina Group, dilansir VIVA, Rabu (14/10/2026).

Yang perlu kamu tahu

  • Pelatihan tahap pertama digelar pada 8-10 Oktober 2026 dan diikuti 28 peserta dari UMKM mitra program TJSL Pertamina Group yang berpartisipasi dalam TEI 2026.
  • Tahap kedua direncanakan berlangsung setelah pameran TEI 2026 selesai.
  • Program ini merupakan bagian dari UMK Go Global yang telah dijalankan Pertamina secara rutin selama tiga tahun terakhir.
  • Materi pelatihan dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam memasarkan produk serta menjajaki kerja sama dengan calon pembeli dari luar negeri.

Siapa yang bisa ikut

  • Peserta tahap pertama adalah UMKM mitra program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Group yang berpartisipasi dalam TEI 2026, berjumlah 28 peserta.
  • Sumber tidak menyebut syarat keterbukaan pendaftaran untuk publik.

Cara daftar

  1. Sumber tidak menyebut langkah pendaftaran atau mekanisme ikut serta untuk UMKM di luar mitra TJSL Pertamina Group.

Batas waktu

Pelatihan tahap pertama sudah digelar pada 8-10 Oktober 2026. Tahap kedua direncanakan berlangsung setelah pameran TEI 2026, namun sumber tidak menyebut tanggal pasti.

Gambar utama: ilustrasi buatan AI Ktemu, bukan foto kejadian.

Sumber

Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.

Lihat & tulis komentar

Rekomendasi

Temukan