← Kembali ke Blog
Harga dan TarifBunga dan CicilanUang

Inflasi naik ke 3,28 persen. Ini yang bakal terasa buat kamu.

Redaksi Ktemu · October 4, 2026
Inflasi naik ke 3,28 persen. Ini yang bakal terasa buat kamu.

BPS: inflasi September 2026 naik ke 3,28 persen, pangan 4,37 dan transportasi 4,84 persen. BI-Rate tetap 5,75 persen. Ini dampaknya ke dompetmu.


Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka inflasi September 2026 pada 1 Oktober 2026. Harga barang dan jasa secara umum naik 3,28 persen dibanding September 2025, lebih tinggi dari 3,19 persen sebulan sebelumnya. Seminggu sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan BI-Rate di 5,75 persen. Dua angka ini bertemu di satu tempat: dompetmu.

  1. Apa yang berubah: inflasi tahunan September 2026 naik ke 3,28 persen (Agustus 3,19 persen). Harga bulanan naik 0,30 persen dibanding Agustus. BI-Rate tetap 5,75 persen.
  2. Siapa yang kena: semua rumah tangga, paling terasa buat yang porsi belanjanya besar di makanan dan transportasi, serta penabung yang bunga simpanannya di bawah laju inflasi.
  3. Mulai kapan: sudah berjalan. Data BPS mencakup harga sampai September 2026, keputusan BI berlaku sejak RDG 22 sampai 23 September 2026.
  4. Yang perlu kamu lakukan: cek ulang anggaran dapur dan transport, bandingkan bunga tabungan dengan 3,28 persen, dan cek jenis bunga cicilanmu (tetap atau mengambang).
  5. Sumber resmi: BPS, Berita Resmi Statistik No. 94/10/Th. XXIX dan Siaran Pers BI No.28/193/DKom.
Artinya buat kamu: Uang Rp1 juta yang kamu pakai belanja setahun lalu kini rata-rata butuh sekitar Rp1.032.800 untuk barang yang sama, dan untuk belanja dapur lebih mahal lagi.

Angka hari ini

IndikatorAngkaPeriode
Inflasi tahunan (y-on-y)3,28%September 2026
Inflasi tahunan bulan sebelumnya3,19%Agustus 2026
Inflasi bulanan (m-to-m)0,30%September 2026
Inflasi sejak Januari (y-to-d)2,17%Januari sampai September 2026
Makanan, minuman, dan tembakau4,37%September 2026, tahunan
Transportasi4,84%September 2026, tahunan
Harga bergejolak (pangan segar)5,03%September 2026, tahunan
BI-Rate5,75%RDG 22 sampai 23 September 2026

Yang naik paling kencang ada di dapur dan jalan

Angka 3,28 persen itu rata-rata. Isi keranjang belanjamu bisa naik lebih cepat. Menurut BPS, kelompok makanan, minuman, dan tembakau naik 4,37 persen setahun, dan transportasi naik 4,84 persen. Komponen harga bergejolak, yang isinya kebanyakan pangan segar, naik 5,03 persen.

Khusus September, kenaikan bulanan paling banyak disumbang cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, beras, dan telur ayam ras. Dalam hitungan setahun, penyumbang terbesar di kelompok pangan adalah ikan segar, daging ayam ras, cabai rawit, beras, dan minyak goreng. Di sisi transportasi, bensin menyumbang 0,31 poin persen ke inflasi tahunan, angka terbesar di antara komoditas transportasi. BI mencatat kenaikan bulanan ini terkait harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Ada juga yang turun. Bawang merah, telur ayam ras, cabai merah, kelapa, tomat, dan tarif jalan tol justru menahan inflasi dalam hitungan setahun.

Emas perhiasan, penyumbang terbesar yang jarang disadari

Satu komoditas yang jarang masuk obrolan dapur justru jadi penyumbang tunggal terbesar: emas perhiasan, dengan andil 0,44 poin persen dari 3,28 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, tempat emas perhiasan dihitung, naik 7,77 persen setahun. BI menyebut ini sejalan dengan kenaikan harga emas dunia. Kalau kamu berencana beli perhiasan untuk hantaran atau mahar, siapkan anggaran lebih.

Bunga acuan ditahan, tapi sudah naik satu poin sejak April

BI menahan BI-Rate di 5,75 persen pada RDG September, tiga bulan berturut-turut. Tapi kalau ditarik sedikit ke belakang, data BI menunjukkan BI-Rate masih 4,75 persen pada 22 April 2026, lalu naik ke 5,25 persen (20 Mei), 5,50 persen (9 Juni), dan 5,75 persen (18 Juni). Total naik 1 poin persen dalam dua bulan.

BI menyebut keputusan ini untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global. Rupiah tercatat Rp17.855 per dolar AS pada 22 September 2026. BI tetap meyakini inflasi berada dalam sasaran 2,5 plus minus 1 persen pada 2026 dan 2027. Artinya 3,28 persen masih di dalam kisaran, tapi sudah mendekati batas atas 3,5 persen.

Terus, apa artinya buat kamu?

Ilustrasi hitungan Ktemu dari angka BPS: belanja yang setahun lalu Rp1.000.000 kini rata-rata butuh sekitar Rp1.032.800. Untuk belanja makanan, minuman, dan tembakau, Rp1.000.000 setahun lalu kini sekitar Rp1.043.700. Untuk transportasi, sekitar Rp1.048.400. Kalau gajimu tidak naik setahun terakhir, daya belimu turun kira-kira sebesar itu.

Langkah praktis minggu ini

  1. Pecah anggaran dapur. Catat pengeluaran cabai, ayam, beras, dan telur sebulan terakhir. Item yang naik bisa diganti sementara dengan sumber protein atau bumbu yang harganya sedang turun, misalnya bawang merah yang justru turun setahun terakhir.
  2. Bandingkan bunga tabunganmu dengan 3,28 persen. Kalau bunga bersih (setelah pajak dan biaya admin) di bawah angka itu, nilai riil tabunganmu menyusut. Dana darurat tetap simpan di tempat yang mudah dicairkan, sisanya bisa dipertimbangkan ke instrumen legal yang diawasi OJK atau dijamin LPS, sesuai profil risikomu.
  3. Cek jenis bunga cicilanmu. Kalau KPR atau kredit kendaraanmu memakai bunga mengambang, kenaikan BI-Rate sejak Mei bisa merembet ke tagihan saat bank menyesuaikan suku bunganya. Baca ulang perjanjian kredit atau tanya bank kapan jadwal penyesuaian berikutnya.
  4. Tunda utang konsumtif baru. Selama bunga acuan masih di level 5,75 persen, cicilan baru cenderung tidak murah. Kalau tidak mendesak, tahan dulu.
  5. Hitung ulang biaya transport. Bensin jadi penyumbang terbesar di kelompok transportasi. Gabungkan perjalanan atau bandingkan dengan biaya transportasi umum di kotamu.
Inflasi 3,28 persen masih dalam sasaran BI, tapi buat rumah tangga yang belanjanya didominasi makanan dan bensin, kenaikan yang terasa bisa lebih tinggi dari rata-rata.

Sumber

Disusun dengan bantuan AI dari sumber resmi yang ditautkan di atas. Temukan kesalahan? Kirim koreksi lewat ktemu.com/kontak.

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Temukan