Walkot Jakbar luncurkan buku satu data, usung AI atasi salah sasaran bansos

Buku Satu Data diluncurkan untuk sinkronisasi DTKS dan pemanfaatan AI agar bantuan sosial tepat sasaran di Jakarta.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat Iin meluncurkan buku berjudul Satu Data dalam diskusi dan bedah buku di Ruang Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (12 Oktober 2026). Buku ini membahas pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI untuk menyinkronkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial agar distribusi bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Yang perlu kamu tahu
- Lokasi peluncuran: Ruang PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
- Waktu: Senin, 12 Oktober 2026.
- Peluncuran diikuti jajaran Camat dan Lurah di Jakarta, mahasiswa, hingga masyarakat.
- Buku berangkat dari pengalaman Iin sebagai birokrat di lapangan.
Yang terjadi
- Iin menyebut Jakarta menghadapi paradoks antara kemegahan pembangunan fisik dan kantong-kantong kemiskinan yang masih ada.
- Masalah data yang kerap terjadi adalah exclusion error dan inclusion error dalam distribusi program kesejahteraan sosial.
- Warga yang benar-benar miskin tidak tersentuh bantuan, sementara warga yang lebih mampu justru terdaftar sebagai penerima.
- Iin mencontohkan kemiskinan padat penduduk di Tambora, Jakarta Barat, satu rumah semipermanen dihuni tiga kepala keluarga hingga lebih dari 10 jiwa.
- Ada ego sektoral antardinas serta ketidaksinkronan program pelatihan kerja dengan DTKS.
- Iin menilai AI dapat menjembatani kolaborasi pentahelix antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, hingga masyarakat sipil.
- AI bukan aktor pengambil kebijakan, melainkan instrumen pendukung agar pengolahan dan verifikasi data kemiskinan berjalan cepat, transparan, dan akurat.
Kenapa ini penting
Kesalahan pendataan bantuan sosial berdampak langsung pada warga yang membutuhkan. Menurut Iin, AI bisa memberikan kecepatan dan ketepatan dalam berkolaborasi supaya bisa membangun kepercayaan. Dia berharap gagasan dalam bukunya tidak berhenti di atas meja diskusi, melainkan diuji dan diimplementasikan secara bertahap bersama seluruh pihak demi menuntaskan persoalan kemiskinan di Jakarta.
Gambar utama: ilustrasi buatan AI Ktemu, bukan foto kejadian.
Sumber
Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.









Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.