← Kembali
JakartaKerjaPeluang

Daftar Pilah Olah Sampah Heroes Jakarta 2026: Syarat dan Cara Ikut

Chintya · 15 Oktober 2026, 19.42 WIB
Daftar Pilah Olah Sampah Heroes Jakarta 2026: Syarat dan Cara Ikut

Pendaftaran daring dibuka 12-25 Oktober 2026 untuk warga DKI yang punya aksi nyata kelola sampah.


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka pendaftaran Pilah Olah Sampah Heroes Jakarta 2026 secara daring mulai 12 hingga 25 Oktober 2026. Program ini terbuka bagi warga yang memiliki aksi nyata pengelolaan sampah di wilayah DKI Jakarta.

Siapa yang bisa ikut

  • Peserta wajib memiliki KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di wilayah DKI Jakarta.
  • Memiliki aksi nyata pengelolaan sampah dalam dua kategori: sosok penggerak masyarakat atau influencer/KOL yang aktif mengedukasi publik melalui media sosial.
  • Kegiatan pengelolaan sampah yang didaftarkan harus berlokasi di Jakarta.
  • Peserta diharapkan tidak hanya memilah sampah, tetapi juga melakukan pengolahan, seperti membuat kompos, membudidayakan maggot, mendaur ulang sampah, atau mengelola bank sampah.

Cara daftar

  1. Buka situs jakarta.go.id/pilaholahsampahheroes.
  2. Isi formulir pendaftaran sesuai petunjuk.
  3. Daftarkan aksi nyata pemilahan dan pengolahan sampah sesuai kategori yang dipilih.
  4. Pastikan seluruh data dan informasi kegiatan sudah benar.
  5. Kirim pendaftaran paling lambat 25 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.

Batas waktu

Pendaftaran dibuka dari 12 Oktober 2026 hingga 25 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.

Foto utama: ilustrasi, bukan foto kejadian hari ini. USAID Indonesia / Wikimedia Commons, Public domain (sumber foto).

Sumber

Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

JakartaKerjaPeluang

Beasiswa LPDP Jakarta mulai 2027, sasaran kampus top dunia

Chintya · 15 Okt 2026, 19.22 WIB
Beasiswa LPDP Jakarta mulai 2027, sasaran kampus top dunia

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan program beasiswa LPDP versi Jakarta mulai 2027, dengan peluang kerja sama bersama perguruan tinggi ternama di luar negeri. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut sejumlah kampus top dunia seperti New York University dan Columbia University berpeluang menerima calon mahasiswa melalui program tersebut, Kamis (15/10/2026).

Yang perlu kamu tahu

  • Program beasiswa LPDP versi Jakarta dijadwalkan mulai 2027.
  • Perguruan tinggi yang berpeluang bekerja sama antara lain New York University, Columbia University, serta kampus di Inggris dan Australia.
  • Beasiswa tidak terbatas pada bidang sains dan teknologi, juga terbuka untuk bidang lain sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman.

Siapa yang bisa ikut

  • Calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri mulai 2027.
  • Tertarik mendalami sains dan teknologi maupun bidang lain sesuai kebutuhan zaman.
  • Sumber tidak menyebut syarat detail pendaftaran.

Cara daftar

  1. Sumber tidak menyebut langkah pendaftaran.

Batas waktu

Sumber tidak menyebut batas waktu pendaftaran. Program dijadwalkan mulai 2027.

Gambar utama: ilustrasi buatan AI Ktemu, bukan foto kejadian.

Sumber

Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.

Lihat & tulis komentar
DaerahJakartaBreaking

4.000 Artefak Kuno Ditemukan Saat Gali Jalur MRT Jakarta, Proyek Tetap Berjalan

Wari · 15 Okt 2026, 17.43 WIB
4.000 Artefak Kuno Ditemukan Saat Gali Jalur MRT Jakarta, Proyek Tetap Berjalan
www.weblu.ai

Tim ahli arkeologi Proyek MRT Jakarta Fase 2A menemukan ribuan artefak kuno di sepanjang rute pembangunan menuju Stasiun Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis, 15 Oktober 2026. Penemuan ini mencakup beragam benda lepas seperti keramik dari berbagai kebudayaan hingga struktur saluran air terakota berskala besar.

Yang perlu kamu tahu

  • Lokasi temuan: Sepanjang rute proyek MRT Jakarta Fase 2A, dari area Pintu Besar Selatan hingga ujung Stasiun Jakarta Kota.
  • Jumlah artefak: Menurut Tim Ahli Arkeologi MRT, setidaknya 4.000 artefak kuno telah ditemukan dan diperkirakan terus bertambah.
  • Temuan utama: Saluran air terakota yang membentang dari Pintu Besar Selatan sampai area Stasiun Jakarta Kota, diduga karya penduduk lokal sebelum era penjajahan.
  • Dampak proyek: Perseroda memastikan alur pengerjaan fisik tidak terganggu secara keseluruhan, penyesuaian teknik dilakukan secara bertahap.
  • Serah terima: Artefak diserahkan kepada Dinas Kebudayaan Pemprov Jakarta di Stasiun Jakarta Kota.

Dampaknya buat kamu

Penemuan ini tidak menghambat progres pembangunan MRT secara signifikan. Menurut Project Management for Construction 2 MRT Indra Gunawan, penyesuaian dilakukan sesuai urutan progres pekerjaan dan sejauh ini pada paket kontrak 203 masih sejalan. Artefak yang ditemukan menjadi bukti bahwa Jakarta sejak era Sunda Kelapa hingga Batavia sudah menjadi pusat perdagangan lintas negara, dengan temuan keramik yang menunjukkan adanya jalur perdagangan laut menghubungkan Indonesia dengan Jepang, Thailand, Kamboja, India, dan China.

Subscribe untuk membaca

Dapatkan topik berkualitas yang anda butuhkan

Jadi member
Lihat & tulis komentar
KerjaPeluangJawa Timur

Komisi XI DPR dan LPS adakan literasi keuangan untuk santri di Probolinggo

Chintya · 15 Okt 2026, 10.44 WIB
Komisi XI DPR dan LPS adakan literasi keuangan untuk santri di Probolinggo

Komisi XI DPR RI menggandeng Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggelar Sosialisasi dan Literasi Keuangan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Ponpes Darul Ulum, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan ini mengajak para santri memahami literasi keuangan dan bersikap bijak dalam mengelola keuangan.

Siapa yang bisa ikut

  • Para santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Ponpes Darul Ulum, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Yang perlu kamu tahu

  • Kegiatan ini merupakan Sosialisasi dan Literasi Keuangan yang diselenggarakan oleh Komisi XI DPR RI bersama LPS.
  • Ponpes Miftahul Ulum dan Ponpes Darul Ulum menerima bantuan peralatan belajar mengajar dari LPS, antara lain proyektor, laptop, lemari, mainan edukasi anak, meja dan kursi sekolah, serta meja guru.
  • Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengapresiasi para kiai, pengasuh pesantren, dan tenaga pendidik yang terus menjalankan tugas mencerdaskan generasi bangsa meskipun masih menghadapi keterbatasan fasilitas.

Cara daftar

  1. Sumber tidak menyebut mekanisme pendaftaran atau cara ikut serta bagi peserta di luar santri dari kedua ponpes tersebut.

Batas waktu

Sumber tidak menyebut batas waktu karena kegiatan ini merupakan sosialisasi langsung di lokasi ponpes yang bersangkutan.

Gambar utama: ilustrasi buatan AI Ktemu, bukan foto kejadian.

Sumber

Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.

Lihat & tulis komentar

Rekomendasi

Temukan