Danantara Dukung Rencana KAI Impor KRL Bekas dari Jepang

COO Danantara Dony Oskaria mendukung rencana KAI impor KRL bekas dari Jepang selama dibutuhkan masyarakat.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyatakan dukungan terhadap rencana PT KAI mengimpor KRL bekas dari Jepang, Kamis (8/10) dan Rabu (9/10) Oktober 2026. Dukungan itu diberikan selama impor ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik.
Yang perlu kamu tahu
- Dony berencana memanggil Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin pada pekan depan untuk membahas jumlah KRL yang dibutuhkan.
- KAI mengusulkan impor 23 trainset KRL bekas dari Jepang untuk operasional KRL Jabodetabek, disetujui Komisi VI DPR.
- Rencana ini terbentur aturan Kementerian Perdagangan yang memperbolehkan impor KRL bekas maksimal usia 20 tahun, sementara KRL yang akan diimpor berusia 25 tahun.
- Dony juga memanggil direksi PT INKA untuk menuntut pembenahan kualitas produksi guna menopang industrialisasi.
Siapa yang bisa ikut
- Pihak yang terlibat dalam pembahasan ini adalah Danantara Indonesia dan PT KAI, sesuai sumber.
Cara daftar
- Sumber tidak menyebut mekanisme pendaftaran atau partisipasi terbuka untuk publik.
Batas waktu
Pertemuan antara Dony Oskaria dengan Dirut KAI dijadwalkan pada pekan depan. Sumber tidak menyebut batas waktu spesifik.
Foto utama: ilustrasi, bukan foto kejadian hari ini. CEphoto, Uwe Aranas / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0 (sumber foto).
Sumber
- CNN Indonesia: Danantara Respons Rencana KAI Impor KRL Bekas dari Jepang
- detikcom: Pintu Impor KRL Bekas Jepang Makin Terbuka
Info ini dirangkum redaksi Ktemu dari laporan media yang ditautkan, dan bisa berubah di lapangan. Temukan kesalahan? Lapor lewat ktemu.com/kontak. Follow @ktemudata di Instagram, Threads, dan X untuk update berikutnya.









Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.